April 26th, 2008 • Uncategorized • View Comments •
Perencanaan Bisnis TV Lokal Belum Matang
YOGYAKARTA, KOMPAS – Stasiun televisi lokal yang baru mengajukan izin siaran di DI Yogyakarta, secara umum, dinilai belum melakukan analisis bisnis secara komprehensif, bahkan cenderung sembrono dalam melakukan kajian bisnis. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DI Yogyakarta Tri Suparyanto dalam forum Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) dengan Kresna TV (PT Mega Adi Citra), Kamis (24/4) di Yogyakarta. Tri menyatakan, dari lima EDP terhadap lima stasiun televisi lokal pemohon, ada kecenderungan yang hampir sama. Hampir semua pemohon terkesan main-main, sembrono. Kenapa?
Dari semua proposal yang masuk, semua tidak melibatkan konsultan bisnis, ungkap Tri. Menurut Tri, ada stasiun televisi yang sudah menyiapkan program siaran bagus namun tidak tahu sama sekali mengenai besarnya kue iklan untuk televisi lokal di Yogyakarta. Bahkan, lanjutnya, ada yang terlalu optimistis dalam tiga tahun sudah mencapai break event poin atau impas. Ada pula yang menyiapkan modal hanya Rp 10 miliar, padahal televisi adalah bisnis padat modal. Ada yang sudah bikin program melangit, tetapi tidak ngerti kue iklan di Yogyakarta itu berapa, berapa persen yang akan diperoleh, yang ada di Jakarta berapa, katanya.
Sumber: Kompas, 26 April 2008
-
http://www.kompas.com/kompascetak.php/read/xml/2008/04/26/10453842/regol Hariadi “Cah Solo”
-
janatun
-
http://mamaebulan.web.id MAMAE
-
yuniari arifin
-
maharani
-
Aliyuddin Thoha
-
http://get-money4online.blogspot.com/ Maknyos
-
http://usulantvdiluarstandart dora
-
ijal makassar
-
http://tv dicky
-
http://fhuk.unand.ac.id dayana




ShareThis
